21
March
2008
SP
satu kata yang sgt mewarnai hari2 gw.. mungkin kedengerannya agak lebay ya, tp emg begitulah yg gw rasain.. mulai dari masa-masa kader yg ngangenin (tapi ga mau lagi xp), kpl yg ‘berkesan’, makur yang pengeeeeeen bgt gw ulang lg (seneng bgt wkt itu apalgi pas persembahan angkatan xD), briefing2, mentoring pena, ngerjain tgs brg, nelfon2in org karna jartel blm bener (wkt itu), ke kirjas fair, nntn aac brg, amazing race jakarta, karokean pas ultah haniy, rapat 8rc, ngumpul di kosan(adika,detti,chana,venty, maaf srg brisik xp) dan entah apalagi yg bakal terjadi..
di sp ini jg gw dapet keluarga baru yang bener2 bkn gw betaaah bgt berlama2 di skolah. yang pasti gw bener2 bersyukur dah dipertemukan dgn org2 hebat di sp. 44,43,42,alumni, smuanyaa..
sbenernya gw org yg susah bgt utk nangis, tp di sp gw pernah nangis (hehe). wkt di kantor tantenya ami. gw nangis bkn gara-gara apa2, tapi karna tari&risna nangis. mana nangisnya ngumpet2 d kolong meja lg, hihi dodolnya x) kangen bgt masa2 itu.
byk bgt hal yg baru pertama kali gw lakuin karna sp. wkt amazing race jakarta, baru kali itu gw naik busway ke ancol (hehe telat ya gw xp), naik bajaj ber5, ke istiqlal jln kaki dr museum gajah, dan masih banyaaak hal lain.
makasi ya buat smuanya, org2 baik yg slalu ada dlm doa2 gw, smoga suatu hari nanti kita semua bisa jadi org yg berguna buat nusa bangsa dan agama (amin xp). smoga cita2 kita tercapai dan slalu mendapat yg terbaik dlm hidup. yg penting jgn smp pd ‘ilang’, klo pun nanti dah pada lulus kita hrs srg2 reuni, hehe.
i looooooveeee sp xD
(30 mnt sbelum brangkat diklat)
Posted: Uncategorized
6
March
2008
Malaikat maut datang menghampiri, tetapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut menyertai.
Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia untuk menjemput ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.
“Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?” tanya Rasulullah dengan suara yang amat lemah.
“Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat menanti ruhmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu,” kata Jibril.
Rasulullah tampak tidak lega, matanya masih penuh kecemasan.
“Tidakkah Engkau senang mendengar kabar ini?” tanya Jibril.
“Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?”
“Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: ‘Kuharamkan surga bagi siapa saja kecuali umat Muhammad telah berada didalamnya’”, kata Jibril.
Detik-detik hidup sang manusia tercinta hampir habis, saatnya Izrail melakukan tugas.
Perlahan ruh Rasulullah ditarik, seluruh tubuh beliau tampak bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang.
“Jibril, betapa sakitnya sakaratul maut ini.”
Lirih Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang disampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril membuang muka.
“Jijikkah kau melihatku hingga kau palingkan wajahmu, Jibril?” tanya Rasulullah pada malaikat pengantar wahyu itu.
“Siapakah yang tega melihat kekasih Allah direnggut ajal,” kata Jibril.
Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik karena sakit yang tak tertahankan.
“Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan kepada umatku.”
Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan tangannya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu. Ali segera mendekatkan telinganya.
“Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah shalat dan santuni orang-orang lemah di antaramu.”
Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat pun berpelukan menguatkan diri. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.
“Ummatii, ummatii, ummatii,”__umatku, umatku, umatku.
Dan pupuslah kembang hidup manusia mulia itu…
just for remind us. how rasulullah loves u all

“Setiap Nabi mempunyai doa yang mustajab. Para nabi sebelumku telah menjelaskannya, sedangkan aku menyimpannya agar menjadi safaat bagi umatku di hari kiamat nanti.”(HR. Muslim, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad).
Posted: Uncategorized