March
2009
pindahaan :D0
maaf ya blogku, bukannya ga sayang ni, bukannya ga cinta jg *halah apaan si :p*
tapi skarang tiap bikin tulisan baru di postnya di blog yang satu lagi..
yaitu..
aiueo-1910.blogspot.com
main-main yaaaa huehehehe
makasi ^^
maaf ya blogku, bukannya ga sayang ni, bukannya ga cinta jg *halah apaan si :p*
tapi skarang tiap bikin tulisan baru di postnya di blog yang satu lagi..
yaitu..
aiueo-1910.blogspot.com
main-main yaaaa huehehehe
makasi ^^
Nostalgia masa2 SMP dlu ah hehe, waktu baru gabung di teater EsEmPe (bukannya berniat jadi gahul, tapi nulisnya emang gitu, 2 huruf “e” pertama dan “p” pake kapital, lupa sejarahnya kenapa :p) asuhannya Pak Tono tercinta *apa kabar skrg Pak? kangen, hihi*. Salah satu ekskul yang produktif menghasilkan karya2 yahud *halah*. Pementasan kedua yang berjudul Ular Putih ditonton langsung sama Om Nano (alias N. Riantiarno, pendiri Teater Koma, empunya si naskah xp) dan Tante Ratna (istrinya Om Nano). Inget banget deh minggu2 terakhir persiapan pentas slalu pulang malem, bisa jam 10 dari skolah, asik banget ngeliat Al-Izhar di waktu malem *ga penting de :p* tapi hal itu bener2 berkesan huhu..
Naskah pertama judulnya “Roman Yulia”, disadur dari kisahnya Romeo&Juliet. Naskah kedua judulnya “Ular Putih”, ini latar ceritanya di China, make up plg keren deh dsini, yg namanya muka dah sama putihnya sm tembok haha. Naskah ketigaa, judulnya mmm..apa ya..oiyaa “Sampek Engtay” hehe *maap lupa beneran tadi :D*
Jujur, gw ga jago main teater (ga bisa acting uy) cuma bantu2 tim produksi atau main di peran2 yang ga tralu berat xp. Tapi gabung di teater EsEmPe ga rugi deh, jadi bisa ngerasain feelnya mau pentas dan lebih menghargai suatu proses. Seperti yang sering Pak Tono bilang dalam drama penonton hanya bisa menilai dari apa yang mereka lihat, dari apa yang kita tampilkan. Ibarat es batu yang dicelupin di air *kata Pak Tono juga :p*, mereka hanya melihat dari permukaannya aja. Dengan ngerasain jadi orang di balik layarnya, kita bakal lebih menghargai suatu pertunjukan. Karena yang penting bukan hanya hasil, tapi proses di balik itu semua.
Seperti iman yang bisa “naik-turun”, kita perlu sering2 diingatkan biar ga “terlupa”. Tulisan ini selain buat sharing juga buat pengingat diri gw sendiri, klo kita harus menghargai proses *kemaren baruu aja diingatin ttg hal ini, makasi ya ^^*. Dan mungkin tanpa kita sadari saat ini pun kita terus berproses. Entah menjadi apa, tapi semoga menjadi sesuatu yang lebih baik.. Kita yang memilih : )
ups..ko jdi melebar gini ya, kan tadinya mau ngomongin teater hihihi..btt guys ;p
di Roman Yulia ada banyak lagu2 bagus yg gw masih hafal sampe skarang. Nadanya Pak Tono sendiri yg ngarang, tp liriknya dari yg punya naskah hhe..
Sebagai penutup *halah* ni gw kasih salah satu lagu yang dinyanyiin sama Yulia waktu lagi mikirin Roman :p
“menunggu..
kasihku..
dimana kamu..
tak kutahu apa yang menjelang datang..
ku ingin waktu melesat seperti cahaya..
selaju suara cinta pembawa bahagia..
tapi kenyataan merayap lambat..
aku menanti..
memimpikan mimpi..”
*Roman Yulia, N. Riantiarno, Teater Koma
bismillahirrahmanirrahim..
Wahai Allah
hanya kepada-Mu lah aku mengadukan perasaanku yang sebenar-benarnya..
dan memang hanya Engkaulah yang selalu ada..
dimana pun, kapan pun..
tak perlu aku merasa khawatir Kau berpaling dariku, atau suatu saat Engkau meninggalkanku..
karna aku tahu, Engkau jauh lebih mencintai makhluk-Mu..
aku malu ya Rabb..
sering aku lalai mengingatmu.
mudah terlena dengan kenikmatan dunia, mudah terpengaruh hal-hal duniawi..
ingin aku selalu berada lurus dijalan-Mu ya Tuhanku..
hanya berharap dan melangkah sesuai dengan tuntunan-Mu..
hingga tak kan ada kecewa atau prasangka buruk dalam hidup ini
Wahai Sang Pemilik Cinta
anugrahkanlah aku kekuatan..
bimbinglah diri ini dalam bersikap, dalam menyikapi berbagai hal dalam hidup ini..
jika memang ia adalah yang terbaik yang kau pilihkan untukku..yang terbaik untuk imanku, masa depanku, kebahagiaanku, kebaikan dunia dan akhiratku, maka tunjukanlah ya Rabb..anugrakanlah kemudahan, kekuatan, kesabaran, ketenangan, keberkahan, dan tentunya ridha-Mu..karna apalagi yang dicari dalam hidup ini selain ridha-Mu
namun..
jikalau ia bukanlah yang terbaik menurut-Mu..
aku yakin Engkau telah mempersiapkan yang lebih baik lagi..kuatkanlah kami, ikhlaskanlah..
apapun yang akan terjadi nantinya..
jangan Kau biarkan aku menyesali apa yang telah terjadi..
karna setiap detik hidup ini mengajarkan berbagai makna dan hikmah..
lindungilah hati ini ya Rabb..jangan biarkan ia terluka..jangan biarkan ia terzalimi
bimbinglah diri ini agar dapat menjadi pribadi yang indah..
amin..
i love You =)
ayah..bunda..
begitulah kami memanggilnya, para lansia di panti jompo yang kami kunjungi kemarin, tepatnya tanggal 22 desember 2008
sebuah panti jompo sederhana, berlokasi di daerah pondok indah. para ayah dan bunda yang tinggal disana datang dari jakarta dan sekitarnya, adapula yang tinggal disana karena ditertibkan satpol pp. sungguh miris melihat wajah yang mulai terlihat letih itu harus menghabiskan masa tua jauh dari keluarga yang seharusnya memberikan perlindungan dan rasa hangat untuk mereka. kemanakah anak-anak mereka? yang dari kecil selalu dirawat dengan susah payah?
entahlah, mungkin aku yang terlalu subjektif menilai keadaan ini. terlalu mudah terlarut keadaaan tanpa melihat realita yang sebenarnya. mungkin saja keluarga mereka memiliki alasan kuat mengapa mereka akhirnya bisa berada disana, atau bahkan mungkin mereka tidak memiliki keluarga lagi barang seorang. apapun itu tetap banyak hikmah yang dapat dipetik dari kunjungan singkat di hari itu. tentang memberi, tentang berbagi, tentang pengorbanan, tentang harapan dan pastinya tentang bersyukur. begitu banyak hal yang kita lewatkan, tidak kita perhatikan, padahal orang lain diluar sana sangat mengharapkan dan mendambakannya. betapa beruntungnya kita masih bisa dikelilingi orang-orang yang menyayangi kita, keluarga, teman-teman. sedangkan mereka? harus melulu menjalani rutinitas yang sama, bertemu orang-orang yang sama, entah sampai kapan..
teruntuk ayah dan bundaku..
mungkin hanya sedikit yang dapat kami berikan. hanya pertemuan singkat dan pemberian seadanya. namun semoga dapat bermanfaat dan melepas kesepian dihati ayah dan bunda. semoga Allah selalu menjaga dan menyayangi kita, hingga kelak mempertemukan kita kembali di tempat yang terbaik : )
*untuk oma aminah,baik2 ya.. jangan sering2 main air, nanti oma masuk angin hhe
In the name of Allah, Most Gracious Most Merciful
ya Rahman, ya Rahim..
Terimakasih : )
Atas semua yang telah Engkau anugrahkan, ampunilah diri ini yang sering lalai bersyukur kepada-Mu
Padahal tak terhitung nikmat yang telah Engkau limpahkan
Namun tak terhitung pula keluhan yang aku ucapkan
Wahai Allah..
Jangan Engkau biarkan diri ini jauh dari-Mu
Tunjukanlah selalu ya Rabb,
Bahwa yang benar jelas benarnya, dan yang salah jelas salahnya
Ya Allahku..
Engkaulah sebaik-baiknya pelindung
Engkaulah sebaik-baiknya penjaga
Ku serahkan segalanya hanya pada-Mu
Tawaku, tangisku, harapku, seluruh hidupku
Dekatkanlah aku dengan apa-apa yang bisa membuatku semakin mencintai-Mu
Bimbinglah aku agar selalu berada dijalan-Mu
Anugrahkanlah kami kebaikan dunia-akhirat, dan jauhkanlah kami dari siksa kubur dan siksa neraka
Amin..
=)
bismillah..
karna setiap muslim itu ibarat satu tubuh..
apabila satu bagian dari tubuh itu sakit, maka yg lain pun turut akan merasakan sakit..
begitu pula aku dan kamu..
saat kamu merasakan sakit, mungkin itu pula yg aku rasakan. karna kasih sayang yg tulus sebagai seorang saudara..
i love u because Allah ^^
“mencoba menjadi “tiara” yang selalu menjaga hatinya…”
“cinta akan tetap indah pada akhirnya =)”
GANBATTE!
pernah baca salah satu artikel yang bagus di suatu forum
kurang lebih kata2nya gini..
“Ya Allahku.. Kata orang cinta pertama itu indah sekali dan tak kan terlupa.. Jika memang begitu, izinkanlah ya Rabb agar Engkaulah yang menjadi cinta pertamaku..”
huhuuy kata2nya baguss ![]()
amin amin amin
bulan puasa ini bisa skalian nostalgia, karna adaaa lorong waktuuuuu ;D . wkt msi kcil, gw selalu nntn lorong waktu huehehe. walopun yg diulang skarang, bukan lorong wkt yg pertama bgt *pdhl gw pengen liat lgi yg versi lamanya, pgn dengerin lagunya lgi huhu*.
knapa gw suka lgu2nya lorong wkt? karna mnurut gw lgunya sederhana, tapi kata2nya indah & bkn tenang *huhuuy*.
nh cuplikan lirik lgunya x)
…… (lupa depannya xp)
jauh dilubuk hati
ku memohon padaMu
berilah petunjukMu
melepas sedih dihatiku..
hanya padaMu kumengadu
hanya padaMu kuberteduh
tiada yg plg terindah
selain cahyaMu
menerangi langkahku
berpijak diatas jalanMu
bismillah..
ya Allah tunjukan kami.. dijalan Rasulullah
ya Allah jauhkan kami.. dari kesombongan hati
bukalah pintu maafMu
dan ampunilah dosaku
izinkan kami ya Allah
menuju kepadaMu
rindu kami menatap wajahMu
rindu padaMu..
-ost. lorong waktu entah yg keberapa xp-
*baru aja nntn lorong wkt, hehe
marhaban ya ramadhan..
bulan suci yg selalu ditunggu-tunggu
jadi inget wkt msi kcl..
hmpr tiap thn lebaran di padang, brg kluarga bsr
inget wkt bagi2 thr *rasanya seneng bgt megang uang, bisa buat jajan. walaupun ujung2nya hrs d ksi ke mama hughug*, trus jalan2 ke pantai atau ke bukit tinggi, tdr ngampar d ruang tv, main2 ke sawah, jalan2.. subhanallah.. seru bgt x)
tp skrg kyakny dah susah.pd lebaran d jkt…dah pd sibuk kli ya atau karna bbm skrg naik? jd smuanya pd mahal,hhe.
kangen bgt ngumpul brg sm mbak ochi *hati2 ya ramadhan pertama d luar, jgn sakit suz hhe*, ejhi *smangat ya kuliahnya,ciee anak kuliah xp ntar menggila lgi yak*, ola *tinggal ola ni korban dipaksa nginep brikutnya huahua*, kak lovy *apa kbr kak?kpn ke jkt?dah jrg nelp lgi ni*, bang adi *beuh sombong abis, ke puri lgi dng xp*, da ris *kata mba ochie klo minta diajarin ke da ris hho,bentar lgi midtest ni*, da vos *thr doong :D*, ade *sabtu brgktny jgn pagi2 dong,msi ngantuk tau*, seby *sayur mayur,wkwkwk*..
maafin ya smuanya, inget kata oma, kita hrs akur2 xp. nanti klo kita dah pd gede, umroh brg yuk,hhe. ajak mama,papa,mem,papa tohir,ibu,ayah,om ben,tante yar..*amiiiinnn
buat smuanyaa maaf ya. klo slama ini suka nyebelin, jutek, galak, aneh, ga jelas, dsb ![]()
for my BIG family, love&miss u all x)
“dan biarkan hati percaya
disebuah tempat pada suatu masa
cinta akan menjadi harapan
bagi semua yang putus harapan
cinta adalah kekuatan
rasa damai yang menyatukan”
-N. Riantiarno, roman yulia